6 Cara Alami yang Bisa Tingkatkan Kesuburan Wanita

Kesuburan rahim bukanlah sesuatu yang ditakdirkan, di mana beberapa perempuan memilikinya secara otomatis, dan lainnya tidak. Sebaliknya, harus ada upaya yang dilakukan bila ingin meningkatkan kesuburan untuk hamil.

kesuburan rahim

UNTUNGNYA cara meningkatkan kesuburan untuk hamil tidaklah sulit. Semua wanita mampu melakukannya bila ia mau. Berikut adalah 6 cara alami meningkatkan kesuburan rahim yang dimaksud.

1. Makan dengan baik

Perempuan yang ingin hamil perlu makan dengan baik agar tubuhnya memeroleh nutrisi yang dibutuhkan. Nutrisi yang baik tak hanya bermanfaat untuk kesehatan, namun juga memengaruhi keberhasilan pembuahan dan kehamilan. Berikut beberapa contoh makanan bergizi yang disarankan:

  • Whole grain (biji-bijian utuh), seperti gandum, jagung, dan beras merah.
  • Buah dan sayur aneka warna
  • Asam lemak omega-3, contoh salmon atau telur yang mengandung DHA (asam lemak yang ada juga dalam minyak ikan, penting untuk jaringan otak)
  • Protein nabati (lebih disarankan ketimbang hewani)
  • Produk susu (jenis full-fat, 1 porsi setiap hari)

Yang harus dihindari adalah lemak jenuh seperti gorengan misalnya.

2. Capai berat badan ideal

Wah..wah.. supaya bisa cepat hamil, ternyata ada target berat badan ideal yang perlu dicapai lho. Bobot tubuh terlalu kurus, atau sebaliknya overweight (terlalu gemuk), ternyata berdampak negatif terhadap kesuburan rahim.

Perempuan yang indeks massa tubuhnya lebih rendah dari 19 kg/m2 dijumpai butuh waktu 4 kali lebih lama untuk bisa punya anak dibanding wanita dengan BMI normal (19-24 kg/m2).

Di lain pihak, perempuan overweight cenderung mengalami resistensi insulin (terlalu banyak insulin beredar dalam tubuhnya) sehingga siklus haidnya terganggu. Produksi estrogen dari sel-sel lemak juga memengaruhi ovarium sehingga ovulasi mungkin tak bisa terjadi setiap bulannya.

Solusinya? Buat yang terlalu kurus, coba naikkan berat badan 2½ kg dulu untuk merangsang terjadinya ovulasi dan menstruasi. Sedangkan yang overweight, menurunkan 5-10% bobot tubuh sudah cukup untuk meregulasi siklus haid. Guna mencapai hal ini, jangan sampai salah diet. Tetaplah kembali ke poin pertama tadi, yakni makan sehat dan rutin olahraga.

3. Minum suplemen

Mari mulai (atau lanjutkan) konsumsi multivitamin atau vitamin kehamilan yang mengandung asam folat. Nutrisi ini sangat penting karena kebanyakan perempuan tak sadar dirinya sudah berbadan 2 di awal-awal minggu kehamilan.

Padahal masa ini sangat penting karena tabung saraf (bentuk awal otak dan tulang belakang) embrio sedang dibentuk. Nah, rutin mengonsumsi asam folat dapat menurunkan risiko bayi cacat lahir.

4. Batasi konsumsi alkohol dan kafein

Walau hasil riset masih ambigu, namun kebanyakan ahli setuju kafein dapat menghalangi pasangan untuk cepat punya anak. Tenang, Anda bukannya diimbau untuk mengeliminasinya sepenuhnya, hanya cukup batasi konsumsi kafein tak lebih dari 200mg per hari (sekitar 1-2 cangkir kopi).

Sedangkan untuk alkohol, konsumsi berlebihan menyebabkan anovulasi (berhentinya ovulasi), amenorrhoea (berhenti haid), serta abnormalitas pada lapisan endometrium. Selain itu, alkohol juga dapat mengganggu kadar hormon estrogen dan progesteron. Memang tak mengapa kalau sesekali minum segelas wine untuk merayakan sesuatu, namun bila mampu menghindarinya 100%, lakukan itu.

5. Jangan stres

Sudah bukan rahasia lagi kalau stres kerap jadi sumber berbagai penyakit. Ketika stres, kadar hormon kortisol meningkat dalam tubuh dan ini dapat membungkam sementara sistem reproduksi.

Lebih dari itu, stres juga berdampak pada hubungan dengan pasangan sehingga sulit rasanya untuk mempertahankan keintiman. So, bila belakangan Anda stres, segera atasi itu dengan berdoa, meditasi, yoga, atau lainnya. Tinggal temukan metode mana yang paling pas buat Anda karena setiap orang punya cara berbeda untuk meredakan stresnya.

6. Buang jauh kebiasaan buruk

Salah satu kebiasaan buruk yang dimaksud adalah merokok. Data menunjukkan wanita perokok 2 tahun lebih cepat mengalami menopause ketimbang yang tidak. Ini artinya rokok merupakan racun bagi sistem reproduksi. Selain itu, rokok juga terbukti meningkatkan risiko keguguran dan kehamilan ektopik (di luar rahim).

Bukan hanya istri saja yang harus berhenti merokok, pasangannya juga agar ia tak jadi secondhand smoker. Belum lagi, rokok juga buruk bagi kesuburan pria karena dapat menurunkan jumlah dan kualitas sperma.

Jadi, yuk segera lakukan 6 hal tersebut bila ingin cepat punya anak!

Be the first to write a comment.

Your feedback

Ingin konsultasi dengan ahlinya? Tanya kepada dokter atau psikolog.

Buat Pertanyaan