Awas, Diabetes Bisa Sebabkan Disfungsi Seksual pada Wanita!

Diabetes adalah salah satu penyakit berbahaya yang ditakuti hampir setiap orang. Namun, tahukah Anda bahwa diabetes dapat menyebabkan disfungsi seksual pada wanita? Agar terhindar dari bahaya ini, lebih baik simak rangkaian informasi untuk mengatasi penyebab disfungsi seksual pada wanita karena diabetes berikut ini.
disfungsi seksual pada wanita
DIABETES adalah penyakit kronis dan progresif yang dapat menyebabkan banyak komplikasi. Meski banyak orang mengetahui ini, mungkin masih sedikit yang mengetahui bahwa ternyata diabetes dapat bertindak pula sebagai penyebab disfungsi seksual.
Lebih khususnya lagi, mungkin ada pula yang telah mengetahui kaitan antara diabetes dan penyebab disfungsi seksual. Namun, rata-rata hanya fokus dengan dampak diabetes pada pria.
Padahal, seperti dilansir dari verywell.com, diabetes juga dapat menyebabkan disfungsi seksual pada wanita.

Mengapa Bisa Demikian?

Tidak semua wanita yang mengidap diabetes juga menderita disfungsi seksual. Ada sebagian kasus di mana diabetes kemudian mengakibatkan disfungsi seksual pada wanita. Wanita yang terdampak disfungsi seksual karena diabetes biasanya mengalami penurunan hasrat seksual dan kepuasan seksual. Individu yang mengalami ini juga kesulitan meraih orgasme.
Beberapa riset menunjukkan bahwa wanita yang mengalami disfungsi seksual juga mengalami kecemasan dan depresi. Dua hal ini jika dikombinasikan dengan variabel gula darah yang tak beraturan akan membuat penderitanya merasa lebih lelah dan mudah terganggu.
Efeknya, ia akan merasakan penurunan minat untuk melakukan sexual intercourse. Disfungsi seksual pada wanita bahkan menurunkan keinginan Anda untuk lebih intim dengan pasangan.
Selain hal-hal tadi, ada pula kondisi fisiologis tertentu yang hanya dirasakan oleh wanita penderita diabetes. Salah satunya adalah rasa kering pada vagina. Kondisi kering ini menyebabkan penetrasi jadi lebih sakit.
Baca juga: Hubungan Intim Terasa Sakit? Mungkin Vagina Kering Penyebabnya!
Pun, kondisi otot vagina yang tidak baik akan membuat Anda kehilangan sensasi. Saat merasa sakit dan tidak nyaman, keinginan untuk terlibat dengan hubungan seksual juga jadi menurun.
Kondisi fisiologis lainnya yang mungkin dialami oleh wanita penderita diabetes adalah gangguan pada jalur urin. Aktivitas seksual pun jadi tidak nyaman. Jika ini terjadi, Anda pasti akan diberi perawatan tertentu oleh dokter. Selama menjalani ini, aktivitas seksual jelas harus dihindari.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Mengalami Hal Ini?

Jika mengalami hal yang telah disebutkan sebelumnya, hal pertama yang harus diketahui adalah Anda tidak sendiri. Banyak wanita lain merasakan hal yang sama. Namun, mereka lebih memilih diam karena merasa kesal dan malu.
Kesal boleh saja, tetapi jangan malu. Malu hanya akan menunda pengobatan Anda. Sebaliknya, beranikan diri untuk konsultasi dengan dokter. Dengan datang ke ahlinya, persoalan kesehatan Anda dapat ditangani secepatnya.
Bila Anda tak hanya membutuhkan dukungan fisik tetapi juga mental, usahakanlah. Anda dapat bergabung dalam komunitas dengan kondisi serupa. Berbagi cerita memberikan Anda dukungan sosial. Merasa tidak sendiri adalah bagian terpenting dalam proses penyembuhan. Konseling juga bisa dilakukan untuk meningkatkan semangat Anda.
Dari segi fisik, banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk mendukung penyembuhan di samping pergi ke dokter. Jika Anda mengalami kondisi naik-turun gula darah yang ekstrem, berusahalah agar ia tetap stabil. Selain mengonsumsi obat dari dokter, Anda juga dapat memperketat diet Anda. Aturlah pola makan dan buat jadwal olahraga.
Baca juga: Ini Manfaat Berolahraga Secara Rutin bagi Kehidupan Seks Anda!
Terakhir, jangan lupa untuk selalu rutin kontrol ke dokter. Dengan kerap melakukan kontrol, tim dokter maupun perawat akan dapat memantau pola naik-turun gula darah Anda. Penanganan pun jadi lebih optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *