Ejakulasi Lambat

Gejala Ejakulasi Lambat

Lantas apa sajakah hal-hal yang menjadi ciri ejakulasi lambat? Gejala utama dari ejakulasi lambat adalah saat seorang pria tidak bisa ejakulasi dan mencapai orgasme dalam waktu lebih 30-60 menit.

Selain itu, gejala sekunder lainnya dari ejakulasi lambat juga cukup beragam. Seorang pria mungkin sudah mengalaminya saat ia mulai merasa frustrasi atau stres karena tak kunjung ejakulasi atau mencapai klimaks. Lainnya mungkin harus berhenti berhubungan seks karena merasa sakit kepala, gagal ereksi, atau diminta oleh pasangannya.

Seringkali beberapa pria mengalami kesulitan mencapai orgasme ketika berhubungan intim dengan pasangannya, namun malah dapat berejakulasi saat melakukan masturbasi. Namun batasan pada kelainan yang termasuk ejakulasi lambat ketika masturbasi juga harus tercatat mencapai lebih dari 30 menit.

Gejala ejakulasi lambat dapat dibagi menjadi 2 tipe:

  • Permanen vs Sementara

Ciri ejakulasi lambat dikatakan termasuk kategori permanen kalau gangguan ini sudah muncul sejak seorang pria mencapai usia matang secara seksual. Lain halnya dengan ejakulasi lambat sementara yang hanya muncul sewaktu-waktu.

  • Umum vs Khusus

Ejakulasi lambat secara umum biasanya tidak dibatasi faktor tertentu misalnya siapa pasangannya atau bagaimana rangsangan itu diberikan. Berbeda dengan ejakulasi lambat khusus, yang bisa jadi dipicu oleh alasan atau kondisi tertentu, seperti misalnya hanya terjadi ketika seseorang terlalu lelah.

Untuk mengetahui termasuk golongan manakah ejakulasi lambat yang dialami seorang pria, bisa dibantu dengan mendapatkan perawatan secara akurat. Ketika ejakulasi lambat sudah mulai menimbulkan masalah bagi Anda dan pasangan, sebaiknya segeralah berkonsultasi dengan dokter. Dan jika hal ini terjadi akibat efek samping obat-obatan tertentu atau masalah kesehatan, maka jangan segan untuk meminta solusinya dari sang ahli.