Gunakan Tes Ovulasi pada Waktu Ini agar Hasilnya Tepat

Kapan melakukan tes ovulasi ternyata berdampak besar pada hasilnya lho. Selain itu, sudah tahu belum bagaimana cara membaca hasil tes kesuburan? Jika belum, yuk kita simak ulasan berikut ini.
kapan melakukan tes ovulasi
TES ovulasi memang dapat jadi ‘penyelamat’ bagi pasangan yang sedang merindukan kehadiran buah hati. Tak hanya murah meriah, sama seperti test pack kehamilan, tes ovulasi ini juga dijual di mana-mana. Alat yang dapat memberikan informasi mengenai kapan waktunya ovulasi ini juga mudah digunakan.
Lalu, sebaiknya kapan melakukan tes ovulasi? Pagi hari, sebelum sarapan, atau menjelang tidur? Benarkah waktu melakukan tes ovulasi sangat mempengaruhi keakuratannya?

Kenali dulu bagaimana cara kerja tes ovulasi

Sebelum sampai ke jawaban mengenai kapan melakukan tes ovulasi, ada baiknya kita ketahui dulu bagaimana cara kerja tes ini. Meski cara kerja tes ovulasi sama dengan test pack kehamilan, yakni dengan mencelupkan alat ke dalam urin, namun jenis hormon yang dideteksi berbeda.
Jika test pack kehamilan mendeteksi ada-tidaknya hCG (hormon kehamilan) dalam tubuh wanita, maka tes ovulasi justru mengukur kadar LH (Lutenizing Hormone) yang umumnya meningkat 36 jam sebelum ovulasi.
Baca juga: Cara Tes Kehamilan dengan Pasta Gigi, Akuratkah?

Kapan waktu terbaik untuk tes ovulasi

Untuk tes kehamilan, waktu terbaiknya adalah pagi hari karena biasanya kadar hCG sedang tinggi-tingginya dan tidak ‘tercemar’ oleh air yang bakal dikonsumsi. Akan tetapi lain halnya dengan test pack ovulasi.
Tes ini tak harus dilakukan di pagi hari. Soal jamnya, hal itu ternyata tak terlalu berdampak. Yang terpenting adalah Anda harus melakukan tes ovulasi di waktu yang sama setiap harinya.
Beberapa wanita menyarankan melakukan tes ovulasi antara pukul 11 hingga jam 3 sore, namun sekali lagi ini bukan kewajiban, hanya saran saja. Anda tinggal sesuaikan saja waktu tesnya dengan jadwal sehari-hari. Jika perlu, pasang reminder supaya waktu tes tak sampai terlewatkan.

Batasi konsumsi air minum

Tips penting selain waktu tes adalah batasi jumlah air yang diminum sebelum melakukan tes. Ya paling tidak beberapa jam sebelumnyalah. Dengan demikian, cara membaca hasil tes kesuburan bisa lebih akurat karena hormon tidak sampai ‘encer’ oleh banyaknya air yang diminum.

Kalau tesnya 2 kali sehari?

Perlu diketahui bahwa perubahan kadar LH biasanya terjadi dengan cepat. Inilah yang mendorong beberapa wanita melakukan tes ovulasi sampai 2 kali dalam sehari. Mereka hanya tidak ingin melewatkan momen ‘lonjakan hormon’ itu. Tentu saja biayanya jadi dobel bila tes dilakukan 2 kali setiap harinya.
Namun bila Anda siap dan ingin melakukan tes ovulasi 2 kali dalam sehari, sebaiknya beri jeda minimal 10 jam antara tes pertama dan berikutnya. Dengan begitu, Anda bisa lebih tahu soal kapan waktunya ovulasi.
Baca juga: Cara Mengetahui Tanggal Ovulasi Anda
Hal ini sangat penting khususnya bagi pasangan yang ingin segera menggendong momongan. Karena begitu hasil tes ovulasi positif, hubungan intim sebaiknya segera dilakukan.
Begitu ya ladies, beberapa informasi seputar tes ovulasi yang perlu diketahui bila ingin hasilnya akurat. Semoga ulasan kali ini bermanfaat dan cepat dapat momongan ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *