Herpes Genital

Diagnosis Herpes Genital

Diagnosa pasti herpes genital lebih mudah dilakukan saat virus HSV masih aktif dalam tubuh penderita. Oleh karena itu, apabila Anda merasakan gejala herpes genital, segeralah hubungi spesialis untuk memeriksakan kondisi Anda.

Jika gejala hanya timbul pada lesi kulit kelamin, diagnosa herpes genital umumnya dilakukan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin, sedangkan apabila gejala sudah mengenai saluran kencing dan saluran genital, maka diagnosa dilakukan oleh dokter spesialis urologi .

Kriteria diagnosa biasanya didapatkan dengan beberapa pertanyaan yang akan diajukan oleh dokter Anda. Pertanyaan yang seringkali ditanyakan, diantaranya adalah pernahkah Anda mengalami gejala yang sama sebelumnya, pernahkah mengalami cold sore, pernahkah memiliki penyakit menular seksual lainnya, dan beberapa pertanyaan lain seputar rekam jejak kehidupan seksual Anda.

Untuk memastikan apakah Anda terpapar virus HSV atau tidak, dokter akan melakukan teknik swab. Swab adalah proses pengambilan cairan kelamin menggunakan kapas khusus. Dokter biasanya akan mengambil cairan dari luka di sekitar kelamin Anda sebagai spesimen pemeriksaan. Hasilnya kemudian akan diperiksa di dalam laboratorium.

Bila hasil tes menyatakan Anda negatif dari virus HSV, Anda tetap harus berhati-hati. Bila di kemudian hari gejala herpes genital kambuh kembali, Anda harus kembali ke spesialis untuk pemeriksaan ulang.

Pemeriksaan yang dilakukan untuk mendapatkan diagnosa pasti herpes genital adalah :

  • Kultur virus, yaitu pemeriksaan pembiakan virus dari spesimen hasil swab luka.
  • Deteksi DNA menggunakan pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction) dengan spesimen dari swab dasar luka lecet terbuka. Hasil deteksi positif pemeriksaan akan meningkat hingga 71% bila dibandingkan dengan hanya pemeriksaan kultur virus.

Pemeriksaan serologi dalam mendeteksi HSV memiliki beberapa keuntungan, diantaranya :

  • Pemeriksaan serologi yang spesifik pada salah satu jenis virus dapat mengidentifikasi penderita yang memiliki gambaran infeksi asimtomatik dan dapat membedakanantara kedua jenis infeksi HSV.
  • Pemeriksaan serologi masih menunjukkan hasil positif setelah 12 minggu setelah infeksi pertama kali terjadi.
  • Pemeriksaan ini dapat berguna untuk :
    • Deteksi dini apakah pasangan Anda sebelumnya memiliki infeksi herpes genital dan apakah mereka sudah terinfeksi
    • Mengetahui apakah ada kekambuhan atau luka genital yang tidak dapat diidentifikasi yang menunjukkan hasil pemeriksaan negatif dengan kultur virus dan PCR
    • Pada wanita hamil dan pasangannya
    • Dapat digunakan sebagai pemeriksaan skrining pada orang yang memiliki risiko tinggi penyakit menular seksual