Kapan Harus Pakai Kontrasepsi Darurat?

Pernah mendengar tentang kontrasepsi darurat? Ini merupakan kontrasepsi yang dapat mencegah kehamilan setelah melakukan hubungan intim tanpa pengaman. Dinamakan darurat karena kontrasepsi ini dapat menjadi penolong bagi pasangan yang ingin menunda kehamilan tapi lupa menggunakan kondom saat bercinta.
pil kb darurat
ADA 2 jenis alat kontrasepsi darurat, yang pertama adalah IUD Spiral yang harus dipasang dalam waktu 120 jam (5 hari) setelah melakukan hubungan seks tanpa pengaman. IUD Spiral ini paling efektif untuk mencegah kehamilan dalam kondisi darurat. Selain itu, ada juga pil KB darurat atau yang biasa dikenal sebagai morning after pill atau pil kontrasepsi darurat. Kontrasepsi oral ini juga harus segera diminum dalam waktu 120 jam (50 hari) setelah berhubungan intim berisiko kehamilan.
Selain itu, Anda harus mempertimbangkan beberapa kondisi untuk turut menggunakan kontrasepsi darurat. Beberapa kondisi yang mengharuskan Anda untuk mengonsumsi morning after pill atau memasang IUD Spiral adalah:

  • Tidak menggunakan kondom saat berhubungan intim
  • Lupa minum pil KB harian atau jadwal meminum KB kacau karena kelalaian pribadi
  • Kondom robek atau pecah setelah ejakulasi
  • Ejakulasi yang dilakukan di dalam (vagina)

Intinya, keberadaan pil KB darurat ini sangat berguna untuk mencegah risiko kehamilan setelah berhubungan intim. Akan tetapi, untuk memperoleh pil KB emergency ini biasanya harus menggunakan resep dokter.
Baca juga: Awas, Jangan Sampai Metode Kontrasepsi Anda Gagal!

Tips menggunakan kontrasepsi darurat

Setelah melakukan hubungan intim tanpa pengaman, Anda dan pasangan yang berencana menunda kehamilan tentu khawatir akan risiko kehamilan. Oleh karena itu, penting untuk segera minum morning after pill atau memasang kontrasepsi spiral.
Namun, pemilihan jenis kontrasepsi darurat ini harus bergantung pada kondisi kesehatan Anda. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam memilih kontrasepsi darurat adalah tinggi badan, berat badan, dan kondisi kesehatan tertentu.
Perlu diketahui bahwa sebaiknya Anda tidak menggunakan jenis pil KB darurat yang berbeda secara bersamaan karena hal tersebut dapat mengurangi keefektifan kontrasepsi darurat dalam mencegah kehamilan. Hindari pula meminum morning after pill lebih dari dosis yang dianjurkan untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

Bolehkah sering mengonsumsi pil KB darurat?

Sesuai dengan namanya, pil KB darurat hanya dianjurkan untuk dikonsumsi jika wanita melakukan hubungan seks dengan pasangan prianya tanpa memakai kondom atau jenis kontrasepsi lainnya. Sejatinya, morning after pill ini tidak akan memberikan dampak buruk, tapi pertimbangkan beberapa efek samping berikut ini jika Anda sering mengonsumsi pil KB darurat:

  • Tubuh menjadi kebal dan pil KB darurat tidak lagi dapat mencegah kehamilan secara optimal
  • Harga pil KB darurat cenderung lebih mahal dibanding alat kontrasepsi biasa
  • Pendarahan di antara periode menstruasi dan mual

Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan Setelah Berhubungan Intim Tak Aman?

Bagaimana cara kerja kontrasepsi darurat?

Tidakkah Anda bertanya-tanya mengenai cara kerja dari kontrasepsi darurat dalam mencegah kehamilan? Berikut adalah penjelasan mengenai cara kontrasepsi darurat mencegah kehamilan.
Sperma dapat hidup di dalam tubuh wanita selama 6 hari setelah berhubungan intim untuk menunggu sel telur siap untuk dibuahi. Apabila dalam waktu usia hidup sperma tersebut adalah masa subur wanita (saatnya berovulasi), kemungkinan besar sperma akan bertemu dengan sel telur dan meningkatkan risiko kehamilan.
Sementara itu, penggunaan morning after pill dapat menghentikan ovarium melepaskan sel telur untuk sementara waktu. Kemudian, sel telur akan dikeluarkan melalui haid. Sayangnya, pil KB darurat tidak akan bekerja jika Anda mengonsumsinya saat ovulasi sedang terjadi dalam tubuh Anda.
Sementara itu, cara kerja kontrasepsi spiral berbeda dengan pil KB darurat. Pasalnya, spiral berbahan tembaga dapat mencegah sperma berenang mendekati sel telur. Jadi, sebelum mencapai sel telur maka sperma akan gugur terlebih dahulu.
Itulah sebabnya Anda harus segera menggunakan kontrasepsi darurat sesegera mungkin setelah melakukan hubungan intim tanpa perlindungan kontrasepsi. Anda tak perlu ragu menggunakan kontrasepsi darurat, terutama pil KB.
Perlu Anda ketahui bahwa pil KB darurat berbeda dengan pil aborsi karena pil KB khusus darurat hanya dapat mencegah kehamilan, bukan untuk membunuh janin yang berada di dalam kandungan. Selain itu, alat kontrasepsi darurat ini tidak mencegah penular penyakit seksual, sehingga masih lebih jauh lebih aman jika Anda menggunakan kondom saat bercinta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *