Keluar Darah setelah Berhubungan Intim, Normalkah?

Keluar darah saat berhubungan intim dianggap sebuah tanda bahwa selaput dara robek karena wanita tersebut masih perawan. Namun, bagaimana jika wanita yang sudah tidak perawan mengeluarkan darah saat berhubungan intim, apakah hal tersebut normal?
penyebab berdarah setelah berhubungan intim
KETIKA seorang wanita yang masih perawan melakukan hubungan intim dan keluar darah dari vaginanya, hal tersebut dianggap sebagai bukti bahwa wanita tersebut memang masih perawan. Akan tetapi, jika darah keluar setelah hubungan intim ini dialami oleh wanita yang sudah pernah berhubungan intim sebelumnya, maka hal tersebut bisa menjadi pertanda bahwa ada hal serius di rahim dan organ intim kewanitaan.

Dari mana darah itu berasal?

Penyebab berdarah setelah berhubungan intim yang paling utama adalah robeknya selaput dara. Namun hal ini hanya mungkin trjadi pada wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual sebelumnya.
Perlu Anda ketahui bahwa penyebab berdarah setelah berhubungan intim bukan hanya itu saja. Ada beberapa hal yang berpotensi menjadi penyebab keluarnya darah setelah bercinta, seperti kurangnya cairan lubrikasi sehingga menyebabkan gesekan selama penetrasi yang dapat membuat bagian dalam vagina terluka dan berdarah.
Cedera pada lapisan rahim juga bisa menyebabkan keluar darah saat berhubungan intim. Yang paling meresahkan, ternyata kanker serviks, radang serviks, polip, dan vaginitis juga bisa menjadi faktor penyebab mengapa wanita berdarah setelah berhubungan seksual.
Baca juga: 9 Hal Ini Bisa Jadi Penyebab Vagina Berdarah Setelah Berhubungan Intim
Jika sebelumnya Anda didiagnosis terinfeksi penyakit menular seksual, maka Anda pun dapat mengalami pendarahan akibat luka yang disebabkan oleh infeksi penyakit tersebut. Sejumlah penyebab lain yang dapat mengakibatkan vagina berdarah setelah penetrasi adalah atrofi vagina atau vagina yang sangat kering. Atrofi vagina ini merupakan kondisi penipisan, pengeringan, dan peradagang pada dinding vagina akibat wanita tersebut kekurangan estrogen.

Bagaimana cara mengenali jenis pendarahan yang berbahaya?

Sejatinya, jika Anda baru satu kali mengalami keluar darah saat berhubungan intim, maka tidak perlu segera berkonsultasi ke dokter. Pendarahan bisa dianggap berbahaya jika frekuensinya sangat sering dan volume darah yang keluar cukup banyak.
Apalagi, jika darah yang keluar berwarna merah terang, Anda perlu mewaspadai hal ini. Pasalnya, jika darah tersebut disebabkan karena hari pertama menstruasi, tentu bercak darah yang terlihat adalah coklat kegelapan. Selain itu, jika pendarahan ini terjadi setiap kali bercinta, maka Anda perlu memeriksakan diri ke dokter.
Baca juga: Waspadai 3 Penyebab Pendarahan Vagina Abnormal Ini

Cara mencegah pendarahan saat berhubungan intim

Apabila penyebab berdarah setelah berhubungan intim adalah kondisi vagina yang kering, maka pasangan pria bisa memberikan rangsangan yang lebih lama lagi sampai pelumas alami wanita keluar. Di samping itu, Anda pun bisa menggunakan bantuan dari produk pelumas alami untuk memberikan tambahan pelumas saat penetrasi.
Namun, bila penyebab vagina berdarah setelah berhubungan adalah penyakit serius seperti radang serviks, kanker serviks, dan penyakit menular seksual, maka Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *