Kutu Kemaluan

Diagnosis Kutu Kemaluan

Diagnosis kutu kemaluan biasanya dilakukan oleh dokter dengan pemeriksaan secara fisik. Dokter akan menggunakan kaca pembesar atau mikroskop untuk mencermati keberadaan kutu maupun telurnya di area terjangkit. Untuk pemeriksaan mikroskopis, diambil sampel rambut kemaluan yang ditempeli oleh kutu atau telur kutu.

Biasanya, diagnosis kutu kemaluan ini juga akan diikuti dengan tes lanjutan untuk mencari tahu ada tidaknya kemungkinan seseorang terkena penyakit menular seksual. Walaupun tidak semua, namun beberapa penderita infeksi kutu kemaluan seringkali juga mengidap penyakit menular seksual seperti sifilis, gonore, klamidia, ataupun HIV.