Lelah dengan Hubungan Putus-Nyambung? Ini Dia Solusinya

Pacaran bertahun-tahun putus-nyambung sangat melelahkan. Namun, pola ini sering dilakukan karena tak tahan berpisah dengan pasangan. Sebenarnya, apa arti hubungan putus-nyambung? Apakah Anda benar-benar masih sayang atau karena sudah terbiasa dengannya saja sehingga tak sanggup memutuskan hubungan? Bila ragu dengan jawabannya dan ada keinginan untuk memutus siklus ini, simak di sini solusinya.
pacaran bertahun-tahun putus-nyambung
PACARAN bertahun-tahun putus-nyambung adalah salah satu jenis hubungan yang melelahkan. Umumnya, ini bisa terjadi karena ada salah satu pihak yang labil soal komitmen. Menghadapi masalah sedikit saja, lalu langsung minta putus. Ketika sudah reda emosinya, baru kemudian minta balikan lagi. Mengapa tak dari awal saja menenangkan diri dulu baru mempertimbangkan putus atau tidak?
Menurut psikolog, ada fenomena psikologis yang dapat dijelaskan dari hubungan putus nyambung. Dilansir dari bustle.com, psikoterapis Karen Koenig menjelaskan intermittent reinforcement sebagai salah satu faktor yang mendorong balikan lagi.
Apa itu intermittent reinforcement? Singkatnya begini, seseorang akan mengulangi perbuatannya ketika ia mendapat konsekuensi positif dari hal tersebut.
Misalnya, seorang karyawan yang bisanya kerja seadanya akan kerja habis-habisan menjelang turunnya bonus. Artinya, karyawan tersebut hanya bekerja keras karena tahu bonus akan turun. Coba bayangkan, bila seorang karyawan tidak tahu kapan pastinya bonus akan turun, ia akan bekerja keras sepanjang tahun dengan harapan uang bonus yang ia terima akan disesuaikan dengan jumlah pekerjaan yang ia lakukan.
Begitu pun, ketika pasangan kadang baik dan kadang tidak, Anda cenderung setia menunggunya supaya mendapat perlakuan baik yang tak bisa ditebak kapan datangnya. Jadi, walau sudah disakiti, ada harapan ia akan bertingkah baik kembali.
Saat seseorang yang disakiti setuju untuk balikan, biasanya orang ini berharap mendapatkan perlakuan baik dari pasangannya. Ketika pasangannya meminta maaf pasca putus sementara, orang yang disakiti ini berharap pasangannya telah paham kesalahannya sehingga akan berubah jadi lebih baik nantinya.
Namun, apakah pola pacaran bertahun-tahun putus-nyambung ini adalah ukuran baik bagi sebuah hubungan? Rasanya tidak. Kalau begitu, bagaimana memutus siklus putus nyambung ini? Bila masih bingung, ikuti beberapa saran dari para ahli berikut ini.

Tulislah Sebuah Jurnal

Kala break dengan pasangan, tulislah sebuah jurnal. Tulis sebuah daftar tentang hubungan dan pasangan impian Anda. Kemudian, evaluasi: apakah pasangan yang sekarang bisa memenuhi keinginan Anda itu? Jika tidak, mungkin ini saatnya mengambil keputusan secara sadar untuk mengakhiri hubungan selamanya.

Hapus Segala Hal yang Berkaitan Dengannya

Orang tidak akan berubah dalam semalam, seminggu, atau bahkan sebulan. Butuh proses untuk mengubah kebiasaan. Jadi, meski ia bilang ia akan berubah, belum tentu ia akan benar-benar berubah. Butuh tekad yang kuat untuk benar-benar mengubah kebiasaan buruk.
Bila tahu bahwa ia tak akan benar-benar berubah dan Anda menerimanya hanya karena tak sanggup hidup berdampingan dengannya sebagai seorang mantan, hapus saja semua kontak dan akun medsosnya. Ini akan lebih membantu Anda untuk move on.

Cari Bantuan dari Teman

Bila tak sanggup mengontrol diri sendiri, mintalah bantuan dari teman untuk menjadi watchdog Anda. Ia akan mengingatkan ketika Anda membuat keputusan bodoh.

Terbukalah pada Peluang Baru

Arti hubungan putus-nyambung memang tidak hanya satu. Bisa jadi, hubungan putus nyambung memang berarti ia tak begitu baik untuk Anda. Namun, bisa jadi pula hubungan putus nyambung berarti kesempatan memulai hal baru dengan si dia.
Namun, jika sudah berkali-kali putus nyambung dan ia tetap tak berubah, bisa jadi Andalah yang terlalu tertutup pada kemungkinan lain. Anda hanya terlalu takut berpindah dari zona nyaman.

Berhenti Berharap

Dalam hubungan putus nyambung, seringkali salah satu pihak memiliki ekspektasi terlalu tinggi. Ada pihak yang berharap pasangannya akan mendapat wahyu dan tiba-tiba berubah total. Hal ini umumnya tidak akan terjadi.
Anda harus menyadari bahwa arti hubungan putus-nyambung adalah mengevaluasi kembali siapa diri Anda dan siapa pasangan Anda. Bila dari segi nilai hidup kalian berdua sudah sangat berbeda, lebih baik sudahi saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *