Mengapa Lingkar Pinggang Mengecil tapi Berat Badan Tak Juga Turun?

Ada angka dimana kita merasa itulah berat badan paling ideal untuk mencapai bentuk tubuh yang proposional. Saking waspadanya angka tersebut berubah, tiap pagi kita mengeceknya dengan timbangan! Terlebih bagi perempuan. Tahukah Anda bisa saja berat badan tidak turun, namun lingkar pinggang mengecil? Kok bisa, ya?
lingkar pinggang mengecil
LALU, apakah benar ukuran berat tertentu menentukan bentuk tubuh Anda dan dapat menjadi tolak ukur progress penurunan berat badan Anda? Berikut ini kami berikan penjelasan mengenai keterkaitan antara berat badan dengan lingkar pinggang seperti yang dilansir dari verywell.com dan Journal of Obesity.

Fokus Mengurangi Lemak, Bukan Berat Badan

Jika berbicara mengenai cara menurunkan berat badan, biasanya yang dimaksud adalah proses merampingkan tubuh. Kebanyakan wanita menginginkan badan jadi ramping di bagian paha, lengan, perut, dan bokong.
Tidak hanya itu, kaum hawa juga membuat patokan angka lingkar pinggang ideal perempuan sehingga mereka berlomba diet untuk mencapai angka tersebut. Tapi, tahukah Anda bahwa merampingkan tubuh tidak melulu berarti menurunkan berat badan?
Hal tersebut dapat terjadi saat Anda menghilangkan lemak dalam tubuh sambil membentuk otot. Berat badan tidak turun, lingkar pinggang mengecil, dan tubuh menjadi ramping asal Anda melakukannya dengan langkah yang tepat.
Jika Anda hanya menjadikan angka sebagai patokan, bisa jadi sulit untuk menentukan seperti apa tubuh ideal itu. Sebaliknya, dengan mengetahui perbedaan antara menurunkan berat badan dan mengurangi lemak dalam tubuh, tentu dapat mengubah cara pandang Anda melihat diri sendiri, dan memantau perkembangan bentuk tubuh Anda.
Baca juga:Pola Makan dan Olahraga Sesuai dengan Golongan Darah

Beberapa Hal Mengenai Berat Badan

Ubahlah cara pikir Anda, karena angka tidak mengatakan yang sebenarnya! Angka menunjukkan berat badan secara keseluruhan, tapi tidak menunjukkan detil massa otot, kandungan lemak, jumlah air, berat tulang, dan organ dalam tubuh. Padahal, mengetahui komposisi tubuh adalah informasi yang lebih penting dari sekedar angka di timbangan dan lingkar pinggang.
Angka berat badan juga tidak dapat dijadikan patokan perubahan bentuk tubuh. Semua orang punya pengalaman perubahan berat badan yang dapat terjadi dalam hitungan hari. Hal tersebut tergantung pada nutrisi dan jumlah makanan dan minuman yang kita konsumsi, seberapa sering kita buang air kecil dan besar, dan asupan air putih.
Anggap saja begini, Anda menimbang berat badan sambil menggunakan sepatu boots. Lalu apakah angka tersebut mengatakan bahwa Anda gendut? Tentu tidak. Sama halnya dengan Anda menimbang tanpa menggunakan sepatu boots, bukan berarti Anda kurus.
Jika angka tidak dirasa ideal, itu juga bukan alasan utama seseorang harus melakukan program diet untuk mengecilkan lingkar pinggang. Karena jika membaca lebih jauh, Anda akan tahu bahwa lingkar pinggang ideal perempuan berbeda satu sama lain. Anda perlu pendekatan yang berbeda untuk mengetahui perubahan dan perkembangan tubuh sebagai patokan tubuh ideal.
Baca juga:10 Kebiasaan untuk Singkirkan Lemak Perut

Apakah Anda Harus Meninggalkan Timbangan?

Sekarang Anda tahu bahwa fokusnya adalah bukan menurunkan berat badan tapi mengurangi kadar lemak dalam tubuh. Ketika Anda mengurangi lemak tubuh, tubuh sedang bekerja secara bertahap untuk membentuk tubuh ideal.
Ketika Anda berfokus mengurangi lemak tubuh, tubuh bekerja untuk membentuk otot. Salah satunya yang dapat Anda rasakan adalah lingkar pinggang yang mengecil.
Ketika menurunkan berat badan, Anda bisa kehilangan kandungan air dan otot dalam tubuh. Hal tersebut mustahil Anda ketahui jika hanya melihat angka di timbangan. Maka dari itu, tanamkan mindset bahwa tubuh ideal tidak ditentukan oleh angka di timbangan.

Kebohongan Angka

  1. Angka tidak menentukan segalanya. Angka pada timbangan tidak mencakupnya segalanya, seperti otot, lemak, tulang, organ tubuh, makanan dan air.
  2. Angka tidak menunjukkan perubahan bentuk tubuh. Jika Anda melakukan latihan kardio, angkat beban, atau lainnya, otot akan terbentuk dan lemak tubuh berkurang. Jika Anda menimbang badan, angka timbangan mungkin tidak berubah, walaupun tubuh Anda menjadi lebih ramping dan langsing.
  3. Angka tidak menggambarkan kesehatan tubuh. Artinya, berat badan yang rendah belum tentu kesehatan organ tubuhnya baik.
  4. Angka tidak memberi dorongan positif. Jika Anda menjadikan angka sebagai patokan dan merasa tidak puas saat melihatnya di timbangan, lalu apa yang Anda lakukan?

Mungkin Anda bertanya pada diri sendiri apa saja yang sudah dilakukan dan mulai menyesalinya. Jika menjadikan angka sebagai patokan, Anda dapat lupa hasil yang sudah didapat seperti berkurangnya lemak pada tubuh, daya tahan tubuh meningkat yang diikuti dengan energi tubuh.

Ubahlah Cara Mengukur Kesuksesan

Gunakanlah cara lain untuk mengukur tubuh Anda. Hal ini penting untuk memotivasi dan membantu Anda menyadari adanya perubahan yang terjadi dengan tidak berpatokan pada angka di timbangan. Seseorang dapat mengalami penurunan berat badan karena persoalan jenis kelamin, usia, gen, dan faktor lainnya.
Jadi, kalaupun berat badan di bagian paha masih menumpuk, bukan berarti lemak di bagian tubuh lainnya tidak berkurang.Lalu, bagaimanakah cara mengetahui program penurunan berat badan telah sukses?

  1. Gunakanlah pakaian yang pas badan. Bila perlu gunakan celana jeans yang skinny. Jika terasa pas atau longgar terutama di bagian pinggang, berarti Anda melakukannya dengan benar. Buatlah catatan tiap bulannya karena pakaian tidak pernah berbohong.
  2. Ukurlah tubuh Anda dengan cara lain. Ukur tubuh Anda dengan patokan jumlah lemak dalam tubuh. Anda bisa melakukannya dengan tes online atau memeriksakannya ke ahli gizi.
  3. Tentukanlah body goals. Fokuslah pada ritme body workouts Anda setiap minggunya supaya tubuh tetap sehat dan bentuk tubuh ideal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *