Mitos dan Fakta tentang Efektivitas Kontrasepsi

Keberadaan alat kontrasepsi menjadi sangat penting akhir-akhir ini. Kontrasepsi bukan hanya sekedar sebagai alat pengendali kehamilan saja, tetapi beberapa jenis kontrasepsi bisa melindungi Anda dari penyakit menular seksual. Sayangnya, masih banyak mitos seputar kontrasepsi yang tersebar sehingga membuat orang mempertanyakan efektivitas kontrasepsi.
mitos tentang kontrasepsi
BANYAKNYA mitos seputar kontrasepsi yang tersebar dari mulut ke mulut membuat sebagian orang enggan menggunakannya. Nah, agar tidak salah kaprah tentang kontrasepsi, simak penjelasan seputar mitos dan fakta tentang efektivitas kontrasepsi berikut ini.

Apakah vasektomi dapat menurunkan libido pria?

Beberapa pria merasa takut untuk menjalani prosedur vasektomi karena diduga dapat menurunkan hasrat seks mereka. Namun, hal ini adalah mitos belaka dan tidak dapat dibenarkan sama sekali. Vasektomi adalah prosedur pengendalian kelahiran permanen yang aman dan efektif. Vasektomi tidak akan memengaruhi gairah seks, ereksi, dan orgasme. Justru prosedur ini dapat meningkatkan kepuasaan saat berhubungan intim karena tidak ada lagi risiko kehamilan.

Pentingkah memilih ukuran kondom yang sesuai?

Di Indonesia, Anda bisa menemukan beragam merk kondom yang tidak dilengkapi dengan ukuran. Nah, seberapa penting ukuran kondom ini? Ukuran penis setiap pria tentu berbeda-beda. Oleh karena itu, ukuran kondom menjadi sangat penting.
Kondom yang kebesaran atau kekecilan dapat menyebabkan kegagalan pengendalian kehamilan dan mengurangi kenikmatan saat berhubungan intim. Setiap pria harus menemukan ukuran kondom yang tepat untuk penisnya agar kondom bisa bekerja secara efektif.
Baca juga:Ketahui Ukuran Kondom yang Pas untuk Anda

Apa itu pil aborsi? Amankah?

Apakah pil aborsi ini sama dengan morning-after pill? Jawabannya adalah, keduanya berbeda.
Pil aborsi dapat menghentikan kehamilan, sedangkan morning-after pill atau post pill berguna untuk mencegah kehamilan dan diminum setelah berhubungan intim. Jika Anda sedang hamil lalu minum pil ini, maka tidak akan terjadi apa-apa pada janin Anda.
Pengunaan pil aborsi memang sudah disetujui Food and Drug Administration (FDA), namun di Indonesia, pemakaiannya harus di bawah pengawasan dokter.
Pil ini harus digunakan sampai 49 hari dari hari pertama menstruasi terakhir, yang artinya kehamilan sudah berlangsung selama 5-7 minggu setelah pembuahan. Jika usia janin lebih dari itu, maka pil aborsi tidak dianjurkan karena dapat membahayakan kesehatan ibu.

Amankah menggunakan pil KB untuk menunda haid?

Faktanya, sebagian wanita menganggap menstruasi adalah saat terburuk dalam hidup mereka. Apalagi jika mereka mengalami menstruasi dengan sakit yang tak tertahankan. Nah, pernahkah terpikir dalam benak Anda untuk menggunakan pil KB bila ingin menunda haid?
Pil KB memang dapat mengendalikan menstruasi Anda. Kabar baiknya, cara ini benar-benar aman. Saat Anda menggunakan kontrasepsi hormonal, Anda tidak akan mengalami menstruasi yang benar-benar nyata. Yang Anda alami setiap bulan hanyalah pendarahan withdrawal.

Apakah kondom memengaruhi kesehatan?

Banyak orang yang sering salah kaprah tentang kontrasepsi kondom pria. Bagi beberapa pria yang tidak pernah menggunakan kondom sebelumnya, mereka akan bertanya-tanya apakah penggunaan kondom dapat memengaruhi kesehatannya.
Kondom tidak memengaruhi kesehatan penggunanya. Satu-satunya masalah yang mungkin Anda peroleh ketika memakai kondom hanyalah alergi lateks, namun perlu Anda ingat bahwa tidak semua pria alergi terhadap lateks.
Beberapa jenis kondom juga mengandung spermisida, paraben, dan gliserin. Bahan ini dapat menyebabkan masalah kesehatan tertentu. Sayangnya, hampir semua produk kondom tidak menyertakan keterangan bahan-bahan yang terkandung pada produknya.

Benarkah pil KB menyebabkan keguguran?

Sebagai alat kontrasepsi, sudah menjadi tugas pil KB untuk mengendalikan kehamilan. Akan tetapi, di saat Anda berencana untuk hamil, apakah rutinitas konsumsi pil KB ini bisa meningkatkan risiko keguguran janin nantinya?
Ada yang berpendapat bahwa pil KB bersifat abortifasi karena dapat mencegah pembuahan sel telur sehingga menyebabkan kehamilan terhenti. Perlu Anda ingat bahwa Anda baru dinyatakan hamil jika sudah terjadi implantasi, penanaman sel telur yang sudah dibuahi ke dalam lapisan rahim. Sementara itu, pil KB hanya bekerja untuk mencegah pembuahan.
Jadi, pil KB tidak akan menyebabkan keguguran. Pasalnya, pil ini hanya bekerja pada proses pembuahan saja. Jika Anda sudah mengalami implantasi, maka pil KB tidak akan bekerja dengan baik.

Benarkah test pack tidak seakurat tes laboratorium?

Mitos seputar kontrasepsi lainnya datang dari test pack, alat tes kehamilan yang bisa dipakai di mana saja dan dijual bebas. Tidak sedikit orang-orang yang meragukan keakuratan test pack. Ketika hamil, tubuh wanita akan menghasilkan hormon hCG. Test pack akan mendeteksi keberadaan hormon tersebut di dalam kandungan urin. Agar hasil tes benar-benar akurat, sebaiknya Anda mengikuti petunjuk yang ada di kemasan test pack.
Sejatinya, laboratorium juga menyediakan tes kehamilan melalui urin. Akan tetapi, ada opsi lain yang ditawarkan yaitu tes kehamilan melalui darah. Tes melalui darah juga mendeteksi adanya hormon hCG. Namun, bedanya adalah tes darah dapat mendeteksi kehamilan lebih awal, bahkan dapat mendeteksi pada 8-10 hari setelah ovulasi.
Kesimpulannya, tes urin dengan memakai test pack atau tes di laboratorium sama-sama akurat. Asalkan Anda sudah mengikuti petunjuk dan cara penggunaan test pack dengan benar, maka bisa dijamin bahwa test pack Anda akurat.
Baca juga:Tips Menggunakan Test Pack Untuk Hasil Akurat

Tidak berganti-ganti pasangan, apakah ada jaminan terhindar dari PMS?

Saat Anda menjalin hubungan serius dengan seseorang, dan baik dia maupun Anda tidak berganti-ganti pasangan saat berhubungan seks, apakah itu benar-benar menjamin Anda terhindar dari penyakit menular seksual? Jawabannya adalah tidak.
Pertama, bisa saja pasangan Anda sudah terinfeksi PMS sebelum bersama Anda. Kedua, Anda dan dia bisa jadi sudah terinfeksi PMS karena sebagian orang tidak sadar bahwa dirinya sudah terinfeksi penyakit menular seksual.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *