Ternyata Ini Lho, yang Terjadi saat Pria Orgasme

Apa yang dirasakan pria saat berhubungan intim seringkali membuat penasaran. Pasalnya, para pria terlihat begitu menikmati dan terobsesi dengan seks. Namun, tak sebatas hubungan seks, pria sangat mendambakan orgasme setiap kali berhubungan intim. Memang, apa sih yang terjadi dalam proses orgasme pada pria? Seseru itukah?
Ternyata Ini Lho, yang Terjadi saat Pria Orgasme
TANDA pria mencapai klimaks tentu lebih mudah dikenali daripada wanita. Yap, saat orgasme pada pria terjadi, pria akan berejakulasi dan mengeluarkan sperma yang berjuang membuahi ovum.
Secara kasat mata, inilah proses yang banyak orang awam tahu mengenai orgasme pada pria. Namun, sebenarnya, apa yang dirasakan pria saat berhubungan intim tidak sebatas itu saja. Tanda pria mencapai klimaks pun tak melulu dengan ejakulasi.
Nah loh, lantas apa dong yang terjadi saat pria orgasme jika bukan ejakulasi? Ini jawabannya, dikutip dari verywell.com.

Ejakulasi dan Orgasme Pria

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ternyata mungkin loh pria merasakan orgasme tanpa ejakulasi. Mereka tetap dapat merasakan orgasme, tetapi tidak dapat berejakulasi.
Namun, di beberapa kondisi, ada pula pria yang tak berejakulasi hingga beberapa detik setelah orgasme. Kasus orgasme tanpa ejakulasi pun sering terjadi di kondisi multiple orgasm atau orgasme berulang. Pria mungkin saja merasakan multiple orgasm, tapi belum tentu mengalami multiple ejakulasi.
Baca juga: Fakta Tentang Ejakulasi Pria yang Perlu Anda Tahu

Pengalaman Fisik Pria saat Orgasme

Orgasme menciptakan sensasi fisik yang berbeda pada pria yang berbeda. Beberapa pria menyatakan bahwa sensasi orgasme umumnya hanya terjadi di daerah genital dan skrotum.
Namun, pria yang lain mengatakan bahwa orgasme adalah sensasi yang terasa di seluruh bagian tubuh. Penasaran si dia masuk kategori yang mana? Tanya sendiri saja untuk menggodanya.

Apa yang Terjadi Selama Pria Orgasme?

Saat intercourse berlangsung dan orgasme kian dekat, otot pinggul pria biasanya bekerja lebih otomatis. Otot pada penis pun semakin berkontraksi untuk siap mengeluarkan semen dari uretra. Ketika orgasme dimulai, tekanan darah, detak jantung, dan pernafasan pun meningkat. Orgasme yang kemudian terjadi menandakan puncak gairah pria.
Baca juga: Benarkah Orgasme Wanita Bisa Tingkatkan Kemungkinan Hamil?

Perbedaan Orgasme Pria dan Wanita

Meski sama-sama orgasme, rupanya apa yang terjadi pada tubuh pria dan wanita saat kondisi ini berlangsung sangat berbeda. Pada wanita, orgasme berperan untuk menyedot masuk sperma ke dalam ovum melalui tuba falopi.
Sementara itu, orgasme pria bekerja mendorong sperma masuk ke dalam ovum. Tujuannya sama, tapi mekanismenya berbeda.
Oleh karena itu, ejakulasi prematur seringkali menerbitkan kekecewaan karena di saat yang bersamaan pihak wanita belum siap menyedot sperma ke dalam rahim sehingga menggagalkan kemungkinan reproduksi.
Berkaitan dengan multiple orgasm yang sangat didambakan para pria, wanita lebih mudah mendapatkannya. Ketika orgasme pertama terjadi, tubuh wanita akan dengan cepat menyesuaikan untuk mencapai orgasme berikutnya.
Namun begitu, ada hal-hal yang rupanya bisa menghambat orgasme pada wanita. Seringkali, wanita tak bisa mencapai orgasme lewat intercourse saja. Wanita membutuhkan stimulasi atau rangsangan di area lain untuk mendapatkannya, misalnya di area klitoris atau area lain yang sensitif.
Pola ini disebut sebagai “intercourse plus” oleh para ahli. Dan tahukah Anda, meski wanita lebih berpeluang mendapatkan orgasme berulang, wanita lebih sulit untuk mendapatkan orgasme pertamanya daripada pria.
Persoalan orgasme tentu bukan kompetisi. Baik pria maupun wanita memiliki mekanisme yang berbeda perihal orgasme. Jadi, jangan berlomba untuk mendapatkannya. Sebaliknya, bekerja samalah untuk meraih orgasme di waktu yang bersamaan. Akan lebih menyenangkan, bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *